PANDUAN LENGKAP BUAT AKUN & PENGGUNAAN TOOLS AMS
Siapkan akun dan akses
- Pastikan kamu punya akun TradingView
- Pastikan langganan Blockcircle kamu aktif
Buat akun TradingView (kalau belum)
- Buka TradingView.com lalu daftar
- Pilih username yang kamu catat persis karena permanen dan case sensitive
- Contoh: Blockcircle_Trader1234 tidak sama dengan blockcircle_trader1234
Hubungkan TradingView ke Blockcircle
- Buka blockcircle.com/account
- Masukkan username TradingView kamu persis seperti terdaftar
- Kalau sudah benar, kamu akan dapat akses ke Blockcircle AMS – Altcoin Market Scorecard
Buka chart di TradingView
- Login ke TradingView
- Klik menu Chart di bagian atas
Pilih pair dan exchange
- Klik simbol di kiri atas chart
- Ketik pair yang kamu mau, misalnya BTCUSDT
- Pilih exchange yang sesuai seperti BINANCE, COINBASE, KRAKEN
- Exchange penting karena harga bisa sedikit beda dan order book juga beda
Pilih timeframe
- Pilih timeframe di atas chart: 1m, 5m, 15m, 1h, 4h, D, W, M
- Sesuaikan dengan gaya kamu
Tambahkan AMS ke chart
- Klik Indicators (ikon ƒx)
- Masuk ke tab Invite Only
- Cari Blockcircle AMS – Altcoin Market Scorecard
- Klik sekali untuk menambahkannya ke chart
Siap dipakai
Setelah muncul di chart, AMS siap dipakai untuk melihat kondisi pasar altcoin secara real time
Apa itu AMS DAN Bagaimana Cara Kerjanya?
Blockcircle AMS itu tools buat cek “suasana” pasar altcoin secara cepat dan real time. Sistem ini melihat 11 indikator penting, lalu membandingkannya di beberapa timeframe sekaligus. Jadi kamu bisa langsung ngerti kondisi pasar altcoin lagi mendukung naik, lagi lemah, atau lagi campur campur tanpa harus buka banyak chart.
Panduan Per Bagian
Bagian Header
- Label Timeframe: Tampilkan timeframe yang aktif (misalnya 1H, 1D, 1W).
- Chart: Mengikuti timeframe chart yang sedang digunakan.
- Ago: Menunjukkan perbandingan dengan periode sebelumnya, berguna untuk membaca momentum.
Bagian Input Tab
Kamu bisa menyesuaikan kombinasi timeframe sesuai kebutuhan analisis.
Contoh:
- 1 jam / 1 hari / 1 minggu / 1 minggu lalu untuk melihat dinamika jangka pendek.
- 1 hari / 1 minggu / 1 bulan / 1 bulan lalu untuk perspektif jangka menengah hingga panjang.
Pengaturan ini membantu melihat kondisi pasar dari beberapa sudut sekaligus, tanpa perlu berpindah chart.
Bagian Market Metrics
Bagian ini menampilkan 11 indikator proprietary dengan sistem lampu lalu lintas untuk mempermudah kamu membaca kondisi pasar altcoin:
- 🟢 Hijau: Kondisi mendukung altcoin
- 🟠 Oranye: Sinyal campuran atau netral
- 🔴 Merah: Kondisi kurang mendukung altcoin
Metrik Penting yang Perlu Diperhatikan
M1 – BTC.D (Bitcoin Dominance)
Mengukur seberapa besar porsi market cap Bitcoin dibanding seluruh kripto.
- Jika naik → dana lebih banyak ke Bitcoin → altcoin biasanya tertinggal
- Jika turun → dana pindah ke altcoin → peluang altseason
Di AMS, metrik ini biasanya dibalik. Jadi hijau artinya bagus untuk altcoin.
M2 – Sector Beacon (misalnya ETHBTC, SOLBTC, dll.)
Membandingkan koin sektor tertentu dengan Bitcoin.
- Hijau → sektor itu mengungguli BTC
- Merah → kalah dari BTC
Ini seperti “perwakilan” untuk melihat apakah sektor altcoin sedang kuat atau tidak.
M3 – BTC/USD
Melihat kekuatan harga Bitcoin itu sendiri.
- BTC kuat → biasanya pasar kripto ikut terdorong
- BTC lemah → altcoin sulit naik
Bitcoin sering jadi pemimpin arah pasar.
M4 – Altcoin vs BTC
Membandingkan total market cap altcoin dengan Bitcoin.
- Hijau → altcoin secara keseluruhan lebih kuat
- Merah → Bitcoin lebih dominan
Ini memberi gambaran luas kekuatan altcoin, bukan cuma satu koin.
M5 – Small Altcoins vs BTC
Melihat kinerja altcoin kecil dibanding BTC.
- Hijau → fase spekulatif tinggi, risk-on
- Merah → investor lebih hati-hati
Biasanya small caps bergerak paling agresif di akhir siklus bullish.
M6 – Stablecoin Dominance (dibalik)
Mengukur seberapa besar dana parkir di stablecoin.
- Stablecoin dominance naik → dana keluar dari pasar
- Stablecoin dominance turun → dana masuk ke kripto
Karena dibalik, hijau berarti dana mengalir ke aset berisiko.
M7 – Stablecoin Issuance
Melihat apakah ada pencetakan stablecoin baru.
- Naik → modal baru masuk
- Turun → likuiditas berkurang
Stablecoin baru sering jadi “bensin” untuk rally.
M8 – DXY (Indeks Dolar AS) – dibalik
Kripto sering bergerak berlawanan dengan dolar.
- Dolar kuat → kripto tertekan
- Dolar lemah → kripto cenderung naik
Karena dibalik, hijau berarti dolar melemah, bagus untuk kripto.
M9 – Crypto vs Russell 2000
Membandingkan kripto dengan saham small cap AS.
- Hijau → kripto lebih kuat dari saham berisiko
- Merah → saham lebih menarik
Ini menunjukkan apakah pasar sedang risk-on atau risk-off.
M10 – Crypto vs S&P 500
Membandingkan kripto dengan saham besar AS.
- Hijau → kripto outperform
- Merah → saham besar lebih kuat
Memberi konteks posisi kripto dibanding pasar tradisional.
M11 – Crypto vs Nasdaq
Membandingkan kripto dengan saham teknologi.
- Hijau → kripto unggul
- Merah → saham tech lebih kuat
Nasdaq sering jadi pembanding yang relevan karena banyak investor kripto juga ada di saham teknologi.
Kalau dirangkum sederhana:
- M1–M5 → Kekuatan internal kripto
- M6–M8 → Aliran likuiditas & faktor makro
- M9–M11 → Perbandingan kripto vs pasar tradisional
Kalau mayoritas hijau → kondisi altcoin biasanya mendukung
Kalau mayoritas merah → lebih hati hati
Bagian Signal Counts
Memberikan ringkasan visual cepat tentang kondisi pasar secara keseluruhan:
- Bullish Count > 7: Kondisi altcoin sangat kuat
- Neutral Count > 5: Pasar ragu-ragu, sebaiknya tunggu kejelasan
- Bearish Count > 7: Pertimbangkan posisi defensif
Bagian Altcoin Scores
Cara membaca skor AMS
- Skor ini merangkum semua metrik menjadi satu angka sederhana dari 0 sampai 100. Semakin tinggi angkanya, semakin kuat kondisi pasar altcoin.
- 80–100 → Sangat Bullish
Kondisi sangat mendukung. Biasanya ini fase di mana altcoin bisa bergerak agresif. Trader yang siap ambil risiko biasanya lebih aktif di zona ini. - 60–79 → Bullish
Pasar mendukung altcoin, meski belum ekstrem. Cocok untuk menambah eksposur secara terukur. - 40–59 → Netral
Tidak ada arah yang benar-benar jelas. Fase seperti ini biasanya lebih cocok untuk selektif, fokus pada proyek yang benar-benar kuat. - 20–39 → Bearish
Tekanan mulai terasa. Banyak metrik tidak mendukung altcoin. Umumnya lebih aman mengurangi eksposur. - 0–19 → Sangat Bearish
Kondisi sangat tidak mendukung. Biasanya fase defensif, lindungi modal lebih dulu daripada mengejar peluang.
Bias Field adalah ringkasan otomatis dari skor dalam bentuk kalimat sederhana. Alih-alih kamu menebak-nebak arti angka 72 atau 34, sistem langsung menerjemahkannya menjadi kondisi seperti:
“Bullish”, “Netral”, atau “Bearish”.
Jadi kamu cepat memahami situasi pasar tanpa harus menganalisis satu per satu metrik di belakangnya.
Atur Timeframe
Bagian Analisis Statistik
Bagian statistik ini membantu kamu tahu:
- Apakah kondisi sekarang ekstrem
- Apakah pasar sedang stabil atau liar
- Seberapa sering kondisi bullish terjadi dalam sejarah
Jadi bukan cuma lihat angka sekarang, tapi tahu angka itu berarti apa dalam konteks waktu.
Min / Max / Avg
- Menunjukkan rentang historis selama periode lookback
- Jika skor saat ini mendekati Max, pasar bisa sudah terlalu panas (overextended)
- Jika skor mendekati Min, ada potensi peluang pembalikan arah
- Average (Avg) berfungsi sebagai garis dasar untuk perbandingan
Median
- Lebih stabil dibanding rata-rata karena tidak terlalu dipengaruhi nilai ekstrem
- Skor di atas median = kondisi lebih baik dari biasanya
- Skor di bawah median = kondisi lebih buruk dari biasanya
Standard Deviation (Std Dev)
Std Dev berfungsi untuk mengukur seberapa liar pergerakan skor.
Kalau Std Dev tinggi:
→ Skor sering berubah drastis
→ Pasar sedang tidak stabilKalau Std Dev rendah:
→ Skor bergerak tenang
→ Kondisi lebih konsistenPatokan simpel:
15 → volatil
<10 → stabil
Volatility %
- Volatilitas yang dinormalisasi dalam persentase terhadap rata-rata
- <20%: volatilitas rendah, tren cenderung berlanjut
- 20–30%: volatilitas norma
- 30%: volatilitas tinggi, perubahan cepat lebih mungkin terjadi
P(Score > 50 / 60 / 70)
- Probabilitas historis kondisi bullish
- P(Score > 60) >70%: secara historis bullish
- P(Score > 60) <30%: secara historis bearish
- Gunakan untuk pengaturan ukuran posisi: probabilitas lebih tinggi = posisi bisa lebih besar
Bagian Analisis Momentum
Bars > 60
- Jumlah periode berturut-turut di atas ambang bullish
- 5 bar: momentum kuat dan berkelanjutan
- 3–5 bar: tren sedang terbentuk
- <3 bar: momentum masih awal atau lemah
Kode Warna
- Hijau: momentum kuat (>5 bar)
- Kuning: momentum sedang terbentuk (3–5 bar)
- Abu-abu: momentum lemah atau tidak ada (<3 bar)
Momentum
Angka pertama: perubahan skor dari bar sebelumnya
Positif (+): kondisi membaik
Negatif (−): kondisi memburuk
Label tren:
Rising: rata-rata 5-bar > 10-bar (akselerasi)
Falling: rata-rata 5-bar < 10-bar (deselerasi)
Flat: tidak ada arah jelas
Implikasi Trading
- +5.0 Rising: momentum meningkat, tren kemungkinan berlanjut
- −3.0 Falling: momentum melemah, pertimbangkan mengurangi eksposur
- +2.0 Flat: ada perbaikan, tapi tren belum jelas
Bagian Analisis
Indikator Chart
- Titik berwarna yang sesuai dengan garis plot di chart
- Membantu mengidentifikasi timeframe dari setiap garis
Ringkasan Pasar
- Interpretasi bahasa sederhana lintas timeframe
- ST (jangka pendek): intraday hingga beberapa hari
- MT (jangka menengah): hari hingga minggu
- LT (jangka panjang): minggu hingga bulan
Strategi Trading
Trend Following
- Semua timeframe bullish: eksposur altcoin maksimal
- Sinyal campuran: kurangi ukuran posisi
- Semua timeframe bearish: pindah ke stablecoin atau BTC
Mean Reversion
- Skor jauh di bawah rata-rata dengan momentum membaik: potensi akumulasi
- Skor jauh di atas rata-rata dengan momentum melemah: pertimbangkan ambil profit dan tunggu konfirmasi 1 minggu untuk mengurangi risiko
Manajemen Risiko
- Gunakan Volatility % untuk menentukan ukuran posisi
(volatilitas lebih rendah = posisi bisa lebih besar) - Gunakan metrik probabilitas untuk tingkat kepercayaan
- Pantau Bars > 60 untuk tanda kelelahan tren
(>10 bar bisa menandakan kondisi overbought)
Pengaturan Alert
Gunakan alert untuk menangkap perubahan besar, bukan fluktuasi kecil. Tujuannya supaya kamu tetap responsif, tapi tidak overreact.
- Pasang alert saat skor melewati level kunci
(60 untuk bullish, 40 untuk bearish) - Alert perubahan momentum (positif ke negatif atau sebaliknya)
- Alert di area ekstrem. Perhatikan pembacaan ekstrem (>90 atau <10) sebagai potensi pembalikan arah











