Reading

Panduan Multi-Timeframe Momentum Scorecard (MMS)

Panduan Multi-Timeframe Momentum Scorecard (MMS)

PANDUAN LENGKAP SETUP & KONFIGURASI

PERSIAPAN AWAL

Sebelum mulai, pastikan kamu sudah punya: (tanpa kedua ini kamu tidak bisa mengaktifkan tools Blockcircle)

  • Akun TradingView

  • Langganan Blockcircle yang aktif


Proses Integrasi Akun

1. Buat Akun TradingView

Perhatikan hal penting ini
• Username TradingView bersifat permanen
• Username case sensitive
• Harus sama persis huruf besar kecilnya

Contoh
Jika username kamu
Blockcircle_Trader123

Maka
blockcircle_trader123 ❌
Blockcircle_Trader123 ✅

Catat username ini baik baik.


2. Integrasi dengan Blockcircle

Masuk ke
blockcircle.com/account

Masukkan username TradingView kamu persis sama seperti di TradingView.

Contoh:

  • “Blockcircle_Trader1234” tidak akan cocok dengan “blockcircle_trader1234”

Jika sudah benar
• Akses MMS akan otomatis aktif
• Indikator akan muncul di TradingView

Jika tidak muncul
90 persen kasus karena salah huruf besar kecil.

kalau semua sudah benar kamu akan dapat akses ke MMS (Multi-timeframe Momentum Scorecard)


3. Akses Tools di Tradingview

Setelah login ke TradingView, klik menu “Chart” di navigasi bagian atas. Grafik default akan muncul.

Untuk mengganti pasangan trading:

  • Klik simbol di pojok kiri atas (biasanya menampilkan “AAPL” atau simbol default lainnya)
  • Ketik pasangan yang diinginkan, misalnya BTCUSDT
  • Pilih exchange yang sesuai (BINANCE, COINBASE, KRAKEN, dan lain-lain)

⚠️ Catatan penting:
Pilihan exchange berpengaruh karena harga dapat sedikit berbeda antar exchange, dan setiap pasangan trading memiliki order book yang berbeda.


4. Pemilihan Timeframe

Di atas chart, Anda akan melihat opsi timeframe seperti:
1m, 5m, 15m, 1h, 4h, D, W, M

Tergantung strategi trading yang kamu gunakan, kamu juga bisa membuat interval khusus dengan mengklik “Custom” di bagian bawah.

Pilihan timeframe akan mengubah karakter strategi trading secara signifikan:

  • 1–15 menit: Day trading dan scalping
  • 1–4 jam: Swing trading
  • Harian/Mingguan: Position trading
  • Bulanan: Analisis investasi jangka panjang

5. Menambahkan MMS ke Chart

Klik tombol “Indicators” (ikon ƒx) di bagian atas chart.
Pada jendela pencarian yang muncul:

  • Masuk ke tab “Invite-Only”
  • Jika akun kamu sudah diberi akses, kamu akan melihat
    “Blockcircle MMS – Multi-timeframe Momentum Scorecard”
  • Klik satu kali untuk menambahkannya ke chart kamu

Blockcircle Multi-Timeframe Momentum Scorecard (MMS)

Blockcircle Multi Timeframe Momentum Scorecard (MMS) adalah tool buat baca momentum pasar dengan lebih rapi dan menyeluruh. MMS menggabungkan momentum yang sudah dihaluskan (T3 smoothing), cek keselarasan beberapa timeframe sekaligus, hitung probabilitas berbasis data historis, dan konfirmasi divergensi dari beberapa indikator.

MMS dibuat buat trader yang pengen keputusan lebih “berdasarkan data”, bukan cuma feeling atau hanya sekadar lihat indikator. MMS adalah alat untuk membaca momentum pasar secara utuh, bukan cuma satu timeframe.

kamu bisa gunakan MMS untuk lihat:

  • Tren lagi kuat atau lemah
  • Timeframe searah atau saling bertentangan
  • Momentum masih sehat atau mulai capek
  • Risiko lanjut atau potensi reversal

Baca MMS Pakai Sistem Lampu Lalu Lintas

🟢 Hijau = Kondisi pasar lagi mendukung / Bullish
🟡 Kuning = Netral / Sinyal campur, jadi sebaiknya lebih hati-hati dan jangan maksa entry.
🔴 Merah = Kondisi tidak mendukung. Momentum melemah atau berlawanan arah, cenderung bearish.

Dengan sistem ini, kamu bisa langsung tahu apakah kondisi pasar layak ditradingkan atau lebih baik nunggu dulu.

FITUR UTAMA

  • CCI momentum + T3 smoothing (lebih minim noise, sinyal lebih responsif)
  • Auto higher timeframes (HTF terhitung otomatis, tanpa setting manual)
  • Adaptive extreme bands (zona ekstrem menyesuaikan volatilitas)
  • Win rate tracking untuk zero line cross
  • Multi indicator divergence confirmation
  • Weighted multi timeframe confluence score
  • Percentile rank analysis
  • Average candles to reversal (rata rata durasi sampai reversal)
  • Probability based bias (bullish bearish mixed)
  • Summary score lengkap plus status kondisi
  • Full alert system untuk semua sinyal penting
  • Compact table mode untuk layar kecil

ALERT BAWAAN

  • Zero Line Cross Up / Down
  • Masuk Extreme Zone High / Low
  • Confirmed Bullish / Bearish Divergence
  • Strong Bullish / Bearish Confluence (lebih dari 80%)
  • Strong Trend Signal (Summary Score 80 atau lebih)

SEPENUHNYA DAPAT DIATUR SESUAI STRATEGI KAMU

Semua bagian di indikator ini bisa kamu ubah sesuai kebutuhan, misalnya:

  • Parameter momentum (CCI Period, T3 Period, Smoothing Factor)
  • Volatility bands (lookback, multiplier, atau pakai ambang tetap)
  • Lebar “zero zone” (area netral di sekitar zero line)
  • Periode statistik (berapa panjang data yang dipakai buat hitung win rate dll)
  • Pilihan indikator divergensi (pakai apa saja untuk konfirmasi)
  • Higher timeframe mode (otomatis atau manual)
  • Warna semua plot
  • Posisi dan ukuran tabel
  • Tombol on off untuk semua tampilan fitur

CARA MENGGUNAKAN MMS

MMS bisa kamu pakai sebagai alat bantu pengambilan keputusan, bukan sekadar indikator lihat-lihat chart. Secara praktis, MMS digunakan untuk:

  • Mencari entry searah tren dengan probabilitas lebih tinggi
  • Mendeteksi potensi reversal lewat divergensi yang sudah dikonfirmasi beberapa indikator
  • Mengonfirmasi setup trading dengan melihat apakah timeframe saling sejalan atau saling bertabrakan
  • Menentukan timing entry menggunakan statistik win rate dari zero-line cross
  • Mengelola risiko lebih baik dengan memahami kapan pasar sudah masuk zona ekstrem
  • Membangun sistem trading yang konsisten, berbasis data dan statistik, bukan feeling

MMS membantu kamu tahu kapan harus masuk, kapan harus sabar, dan kapan harus lebih defensif.

Panduan Cepat Membaca MMS:

Kalau kamu mau baca MMS dengan cepat tanpa ribet, pakai urutan ini:

  • Cek Summary Score → Lihat gambaran besar kondisi momentum di semua timeframe. Ini langkah pertama sebelum mikir entry.
  • Review MTF Confluence → Pastikan timeframe saling mendukung. Kalau masih saling bertabrakan, lebih baik tunggu
  • Pantau Zero Line → Perhatikan saat terjadi cross, lalu lihat win rate-nya untuk menentukan timing yang masuk akal.
  • Perhatikan Divergensi → Divergensi yang sudah terkonfirmasi sering jadi tanda awal momentum mulai melemah atau berbalik.
  • Hormati Zona Ekstrem → Gunakan data Avg Bars to Reversal buat bantu timing exit dan menghindari entry telat.

Dengan alur ini, kamu bisa baca kondisi market dengan cepat dan tetap objektif.

Konfigurasi Berdasarkan Gaya Trading

Bagian ini akan membantu kamu menyesuaikan MMS dengan gaya trading, supaya sinyalnya relevan dan tidak terlalu berisik atau terlalu lambat.

Gaya Trading Pengaturan yang Direkomendasikan
Scalping (chart 1–5m) Lookback statistik pendek (100), aktifkan semua HTF
Day Trading (15m–1H) Pengaturan default sudah optimal
Swing Trading (4H–D) Lookback statistik lebih panjang (300), fokus HTF 3–5
Position Trading (D–W) Lookback maksimum (500), nonaktifkan HTF rendah

Memahami Dashboard

Dashboard MMS disusun ke dalam beberapa bagian logis, masing-masing memberikan intel spesifik tentang kondisi momentum.

Tata Letak Dashboard

┌─────────────────────────────────────────────┐
│ BLOCKCIRCLE MOMENTUM │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ SUMMARY │ 72/100 │ BULLISH │ HEALTHY │ 🟢 │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ MOMENTUM BERDASARKAN TIMEFRAME │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Saat Ini (15m) │ 45.2 │ ↑ │ BULLISH │ 🟢 │
│ HTF1 (30m) │ 38.7 │ ↑ │ BULLISH │ 🟢 │
│ HTF2 (1H) │ 52.1 │ ↓ │ BULLISH │ 🟢 │
│ HTF3 (2H) │ 28.4 │ ↑ │ BULLISH │ 🟢 │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ STATISTIK │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Konfluensi MTF │ 67% │ BULLISH │ 🟢 │
│ Alignment TF │ 4↑/0↓│ SEARAH BULL│ 🟢 │
│ Peringkat Persen │ 72% │ NORMAL │ 🟢 │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ ANALISIS ZERO LINE │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Win Rate Cross Up │ 62% │ ANDAL │ 🟢 │
│ Win Rate Cross Down │ 58% │ ANDAL │ 🟢 │
│ Reject dari Bawah │ 35% │ NORMAL │ 🟢 │
│ Reject dari Atas │ 42% │ NORMAL │ 🟢 │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ ZONA EKSTREM │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Zona Saat Ini │ ZONA BULLISH │ 🟢 │
│ Rata-rata Bar (High)│ 12 │ ANDAL │ ⚪ │
│ Rata-rata Bar (Low) │ 14 │ ANDAL │ ⚪ │
│ Vol Band High │ 95 │ ⚪ │
│ Vol Band Low │ -92 │ ⚪ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ SINYAL DIVERGENSI │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Divergensi Bullish │ TIDAK ADA │ ⚪ │
│ Divergensi Bearish │ TIDAK ADA │ ⚪ │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ PENILAIAN PROBABILITAS │
├─────────────────────────────────────────────┤
│ Probabilitas Bullish │ 68% │ UNGGUL │ 🟢 │
│ Probabilitas Bearish │ 32% │ 🟡 │
└─────────────────────────────────────────────┘

Definisi Kolom

Kolom Deskripsi
Metric Nama metrik yang diukur
Value Nilai numerik saat ini
Trend Arah pergerakan (↑ naik, ↓ turun, → datar)
Status Penilaian kategorikal atas pembacaan
Sig Sinyal lampu lalu lintas untuk referensi cepat

Konsep Inti

Apa itu Momentum?

Dalam konteks MMS, momentum mengukur laju perubahan harga dibandingkan dengan riwayat harga terdekatnya. Perhitungan ini dihaluskan menggunakan algoritma T3 untuk mengurangi noise tanpa mengorbankan responsivitas.

  • Momentum Positif (> 0): Harga cenderung naik; pembeli memegang kendali

  • Momentum Negatif (< 0): Harga cenderung turun; penjual mendominasi

  • Zero Line: Titik keseimbangan; persilangan sering menandakan potensi perubahan tren

Fondasi Momentum

MMS menggunakan Commodity Channel Index (CCI) yang dihaluskan dengan T3 sebagai perhitungan inti. Pendekatan ini memberi beberapa keunggulan penting:

  • Triple Exponential Smoothing: Mengurangi whipsaw dan sinyal palsu

  • Output Ternormalisasi: Nilai dapat dibandingkan lintas aset

  • Sifat Mean-Reverting: Pembacaan ekstrem cenderung kembali ke rata-rata

  • Kontrol Sensitivitas: Parameter B memungkinkan penyesuaian tingkat respons

Sistem Lampu Lalu Lintas

MMS menggunakan sistem lampu lalu lintas yang konsisten di seluruh indikator:

Sinyal Arti Implikasi Tindakan
🟢 Mendukung / Bullish Kondisi mendukung arah yang ditunjukkan
🟡 Netral / Waspada Sinyal campuran; sebaiknya bersabar
🔴 Tidak Mendukung / Peringatan Kondisi berlawanan atau mengisyaratkan potensi reversal
Informasional Data tanpa bias arah

Metodologi Perhitungan Momentum

Algoritma Momentum

Indikator ini menghitung momentum menggunakan algoritma smoothing tingkat lanjut:

Langkah 1: Hitung CCI standar

CCI = (Typical Price – SMA) / (0,015 × Mean Deviation)

T3 = c1×e6 + c2×e5 + c3×e4 + c4×e3

c1 = -B³
c2 = 3(B² + B³)
c3 = -3(2B² + B + B³)
c4 = 1 + 3B + 3B² + B³

Parameter Default Jika Dinaikkan Jika Diturunkan
CCI Period 14 Lebih halus, sinyal lebih lambat Lebih cepat, lebih berisik
T3 Period 5 Smoothing lebih kuat Smoothing lebih ringan
B (Smoothing Factor) 0,618 Lebih lag, lebih halus Lebih responsif, lag berkurang

Skala Interpretasi

Nilai Momentum Interpretasi
> +100 Momentum bullish sangat kuat (berpotensi ekstrem)
+50 hingga +100 Momentum bullish sehat
+15 hingga +50 Momentum bullish moderat
-15 hingga +15 Zona netral (tidak ada arah jelas)
-50 hingga -15 Momentum bearish moderat
-100 hingga -50 Momentum bearish sehat
< -100 Momentum bearish sangat kuat (berpotensi ekstrem)

Analisis Multi-Timeframe

Kekuatan Multi-Timeframe

Analisis dengan satu timeframe saja memiliki keterbatasan besar. Sinyal bullish di chart 15 menit tidak banyak berarti jika chart 4 jam dan harian menunjukkan momentum bearish yang kuat. MMS mengatasi hal ini dengan menganalisis hingga 6 timeframe sekaligus, sehingga konteks tren menjadi jauh lebih jelas.

Timeframe yang Dihitung Otomatis

Saat fitur ini diaktifkan (default), MMS akan secara otomatis memilih timeframe yang lebih tinggi berdasarkan chart yang sedang Anda gunakan.

Chart Anda HTF1 HTF2 HTF3 HTF4 HTF5
1 menit 5m 15m 1H 4H Daily
5 menit 15m 30m 1H 4H Daily
15 menit 30m 1H 2H 4H Daily
30 menit 1H 2H 4H Daily Weekly
1 jam 2H 4H Daily 3D Weekly
4 jam 8H 12H Daily 3D Weekly
Daily 3D Weekly 2W Monthly 3M
Weekly 2W Monthly 3M 6M 12M

Skor Konfluensi Berbobot

Tidak semua timeframe memiliki bobot yang sama. Timeframe yang lebih tinggi diberi bobot lebih besar karena lebih mencerminkan arah tren utama.

Timeframe Bobot
Current 1.0x
HTF1 1.5x
HTF2 2.0x
HTF3 2.5x
HTF4 3.0x
HTF5 3.5x

Perhitungan Skor Konfluensi

Skor = (Σ Bias × Bobot) / (Σ Bobot) × 100

Di mana Bias bernilai:

  • +1 (bullish)

  • -1 (bearish)

  • 0 (netral)

Cara Membaca Konfluensi

Skor Konfluensi Interpretasi
+80% hingga +100% Keselarasan bullish sangat kuat – keyakinan tinggi
+50% hingga +79% Bias bullish – mayoritas timeframe bullish
+20% hingga +49% Cenderung bullish ringan – sinyal campuran
-19% hingga +19% Netral / konflik – tidak ada arah jelas
-49% hingga -20% Cenderung bearish ringan
-79% hingga -50% Bias bearish – mayoritas timeframe bearish
-100% hingga -80% Keselarasan bearish sangat kuat – keyakinan tinggi

Tampilan TF Alignment

Baris TF Alignment menampilkan hitungan cepat:

  • 4↑ / 1↓ → 4 timeframe bullish, 1 bearish

  • Status BULL ALIGNED jika timeframe bullish lebih banyak

  • Status BEAR ALIGNED jika timeframe bearish lebih banyak

  • Status MIXED jika jumlah seimbang atau hampir seimbang

Band yang Disesuaikan dengan Volatilitas

Masalah Level Tetap

Oscillator tradisional menggunakan level overbought/oversold tetap (misalnya RSI 70/30). Ini menimbulkan beberapa masalah:

  • Dalam tren kuat, harga bisa “overbought” dalam waktu lama

  • Dalam volatilitas rendah, harga mungkin tidak pernah mencapai level ekstrem

  • Level tetap mengabaikan karakter historis aset

Perhitungan Band Dinamis

MMS menggunakan zona ekstrem dinamis dengan rumus:

Upper Band = Mean + (Standar Deviasi × Multiplier)
Lower Band = Mean - (Standar Deviasi × Multiplier)

Di mana:

  • Mean = SMA momentum selama periode lookback

  • Standar Deviasi = ukuran volatilitas pada periode yang sama

  • Multiplier = dapat dikonfigurasi pengguna (default 2.0)

Keunggulan Band Dinamis

Skenario Band Tetap Band Dinamis
Pasar volatilitas tinggi Terlalu banyak sinyal ekstrem Band melebar secara alami
Pasar volatilitas rendah Tidak pernah menyentuh ekstrem Band menyempit menangkap pergerakan
Pasar trending Banyak sinyal palsu Menyesuaikan dengan tren
Pasar mean-reverting Cukup efektif Dioptimalkan untuk kondisi saat ini

Opsi Konfigurasi

Pengaturan Default Deskripsi
Use Volatility Bands True Aktif/nonaktif perhitungan dinamis
Volatility Lookback 100 Jumlah bar untuk mean & deviasi
Band Multiplier 2.0 Jumlah standar deviasi (umum 1.5–3.0)
Fixed Extreme High 100 Digunakan jika band volatilitas mati
Fixed Extreme Low -100 Digunakan jika band volatilitas mati

Analisis Zero-Line

Pentingnya Zero Line

Zero line adalah level paling penting pada indikator momentum apa pun. Level ini merepresentasikan titik keseimbangan, yaitu kondisi ketika tekanan beli dan jual berada pada posisi seimbang.

  • Zero Line Cross Up: Momentum berubah dari negatif ke positif (potensi bullish)

  • Zero Line Cross Down: Momentum berubah dari positif ke negatif (potensi bearish)


Pelacakan Win Rate

Salah satu fitur terkuat dari MMS adalah pelacakan win rate historis untuk setiap persilangan zero line.

Cara Kerjanya

  • Saat momentum menembus ke atas zero line, sistem mencatat kejadian tersebut

  • Setelah 10 candle, sistem mengecek apakah harga bergerak lebih tinggi (dihitung sebagai “win”)

  • Win rate dihitung dengan rumus:
    Win ÷ Total Cross × 100

Interpretasi

Win Rate Interpretasi Implikasi Trading
> 65% Sangat andal Sinyal kuat, bisa ambil posisi lebih agresif
55–65% Andal Sinyal baik, ukuran posisi standar
45–55% Netral Tidak memiliki keunggulan statistik
< 45% Tidak andal Pertimbangkan untuk dihindari atau difade

Probabilitas Penolakan (Rejection)

Tidak semua pendekatan ke zero line berujung pada persilangan. Terkadang momentum mendekati zero lalu berbalik arah, ini disebut rejection.

  • Reject from Below: Momentum naik dari bawah tetapi gagal menembus zero

  • Reject from Above: Momentum turun dari atas tetapi gagal menembus zero

Probabilitas rejection yang tinggi (>60%) mengindikasikan:

  • Zero line berfungsi sebagai resistance/support kuat

  • Tren sebelumnya kemungkinan berlanjut

  • Lebih baik menunggu cross yang terkonfirmasi daripada mengantisipasi


Konfigurasi Zero Zone

Parameter Zero Zone Width (default ±15) mendefinisikan area netral di sekitar zero line:

  • Momentum di area ini dianggap netral

  • Membantu menyaring noise saat pasar tidak punya arah jelas

  • Dapat disesuaikan dengan volatilitas aset


Sistem Deteksi Divergensi

Apa Itu Divergensi?

Divergensi terjadi ketika pergerakan harga dan momentum tidak searah.

  • Bullish Divergence: Harga membuat lower low, momentum membuat higher low
    → Tekanan jual melemah, potensi reversal naik

  • Bearish Divergence: Harga membuat higher high, momentum membuat lower high
    → Tekanan beli melemah, potensi reversal turun


Konfirmasi Multi-Indikator

MMS tidak mengandalkan divergensi momentum saja. Divergensi dapat dikonfirmasi menggunakan beberapa indikator:

Indikator Default Fungsi
Momentum Aktif Laju perubahan harga
RSI Aktif Kekuatan relatif pergerakan
MACD Aktif Momentum tren
MFI Nonaktif Aliran dana berbasis volume
CMF Nonaktif Akumulasi / distribusi

Syarat Konfirmasi

Minimal 2 indikator harus mengonfirmasi sebelum sinyal divergensi dianggap valid.

Konfirmasi Kekuatan Sinyal Tampilan
1 indikator Lemah “MOMENTUM ONLY”
2 indikator Sedang “2 CONFIRMATIONS”
3 indikator Kuat “3 CONFIRMATIONS”
4 indikator Sangat kuat “4 CONFIRMATIONS”

Saat divergensi terdeteksi:

  • Dashboard menampilkan jumlah konfirmasi

  • Chart menampilkan marker (jika diaktifkan)

  • Alert dapat dipicu (jika disetel)


Statistik dan Probabilitas

Percentile Rank

Percentile rank menunjukkan posisi momentum saat ini dibandingkan data historis.

Perhitungan:

Percentile = (Jumlah bar di mana momentum sekarang > historis) / Lookback × 100

Interpretasi

Percentile Makna
90–100% Momentum berada di 10% tertinggi (ekstrem tinggi)
75–90% Momentum di atas rata-rata
25–75% Zona normal
10–25% Momentum di bawah rata-rata
0–10% Momentum di 10% terendah (ekstrem rendah)

Rata-Rata Candle Hingga Reversal

Saat momentum masuk zona ekstrem, berapa lama biasanya bertahan sebelum berbalik?

MMS melacak ini secara otomatis:

  • Mencatat saat momentum masuk zona ekstrem

  • Menghitung jumlah candle hingga keluar

  • Menghitung rata-rata berjalan

Penggunaan:

  • Jika rata-rata 12 bar dan sekarang sudah 15 bar → reversal mungkin dekat

  • Jika rata-rata 20 bar dan baru 5 bar → masih ada ruang berjalan

  • Status RELIABLE = ≥5 data, LOW DATA = sampel terbatas


Penilaian Probabilitas

MMS menghitung probabilitas bullish dan bearish berdasarkan banyak faktor.

Probabilitas Dasar: 50 / 50

Faktor Penyesuaian Bullish Penyesuaian Bearish
Momentum bullish +10% −10%
Momentum bearish −10% +10%
Konfluensi MTF +(konfluensi × 0,25) −(konfluensi × 0,25)
Momentum menguat +8%
Momentum melemah +8%
Divergensi bullish +15%
Divergensi bearish +15%
Zona ekstrem tinggi +15%
Zona ekstrem rendah +15%

Probabilitas akhir dibatasi antara 5% dan 95%.


Penjelasan Summary Score

Apa Itu Summary Score?

Summary Score (0–100) memberikan satu angka ringkasan yang mewakili kesehatan momentum dan kekuatan tren secara keseluruhan.

Komponen Skor

Komponen Bobot Fungsi
Konfluensi 0–30 Keselarasan timeframe
Kekuatan Tren 0–25 Konsensus arah TF
Kesehatan Momentum 0–25 Menguat, stabil, melemah
Status Zona 0–20 Posisi dalam struktur tren

Interpretasi

Skor Status Arti
80–100 STRONG TREND Setup kuat, konfirmasi tinggi
60–79 HEALTHY Kondisi baik
40–59 NEUTRAL Sinyal campuran
20–39 WEAK Momentum lemah
0–19 CONFLICTED Hindari / tunggu kejelasan

Bias Arah:

  • BULLISH: Konfluensi > +30%

  • BEARISH: Konfluensi < −30%

  • MIXED: Di antara −30% hingga +30%

Aplikasi Trading

1. Trend Following

Masuk searah tren dominan dengan konfluensi tinggi.

2. Mean Reversion

Menangkap reversal dari zona ekstrem.

3. Breakout Confirmation

Mengonfirmasi breakout harga dengan momentum.

4. Multi-Timeframe Alignment Trading

Trading hanya saat mayoritas timeframe searah.

Praktik Terbaik

Yang Sebaiknya Dilakukan ✅

  • Selalu cek Summary Score terlebih dahulu – Ini memberi konteks pasar secara instan

  • Konfirmasi dengan timeframe yang lebih tinggi – Bias HTF sebaiknya mendukung arah trade Anda

  • Hormati zona ekstrem – Zona ini sering memberi peringatan kelelahan tren

  • Gunakan divergensi sebagai peringatan, bukan sinyal masuk – Divergensi saja tidak otomatis berarti reversal

  • Pantau win rate dari waktu ke waktu – Setiap aset bisa punya karakteristik berbeda

  • Kombinasikan dengan price action – Momentum mengonfirmasi, struktur harga menentukan level

  • Sesuaikan parameter per kelas aset – Crypto sering butuh pengaturan berbeda dibanding forex

Yang Sebaiknya Dihindari ❌

  • Jangan melawan konfluensi kuat – Melawan tren biasanya mahal

  • Jangan abaikan zona ekstrem – Entry terlambat punya risk/reward buruk

  • Jangan terlalu mengoptimasi parameter – Setting default sudah cukup untuk kebanyakan kasus

  • Jangan gunakan indikator ini sendirian – Selalu perhatikan struktur harga dan volume

  • Jangan mengejar setiap zero-line cross – Cek win rate dan konfluensi dulu

  • Jangan overtrade saat status CONFLICTED – Tunggu sampai kondisi lebih jelas

Panduan Berdasarkan Timeframe

Chart Anda Fokus Utama Perlu Diwaspadai
1–5 menit Current TF + HTF1 Banyak whipsaw; perlu stop ketat
15–30 menit Current + HTF1–2 Noise intraday; hormati bias daily
1–4 jam HTF1–3 Gap akhir pekan; rilis berita
Daily+ HTF3–5 Sinyal lambat; butuh kesabaran

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Pertanyaan Umum

Q: Indikator ini bisa dipakai untuk aset apa saja?
A: MMS bisa digunakan untuk semua aset yang memiliki data harga: saham, forex, crypto, futures, indeks, dan lainnya. Perhitungan momentum sudah dinormalisasi sehingga bisa dibandingkan lintas aset.

Q: Timeframe mana yang paling optimal?
A: MMS bekerja di semua timeframe. Namun timeframe sangat rendah (1 menit ke bawah) cenderung lebih berisik. Bagi kebanyakan trader, 15 menit hingga Daily memberikan keseimbangan terbaik antara sinyal dan reliabilitas.

Q: Apa bedanya dengan RSI atau MACD?
A: MMS menggabungkan keunggulan RSI (overbought/oversold) dan MACD (pengukuran momentum tren), lalu menambahkan analisis multi-timeframe, statistik win rate, dan band adaptif volatilitas yang tidak tersedia secara bawaan di RSI atau MACD.

Pertanyaan Teknis

Q: Kenapa band volatilitas bisa melebar atau menyempit?
A: Band dihitung menggunakan standar deviasi pada periode lookback. Saat pasar lebih volatil, deviasi meningkat dan band melebar. Saat pasar tenang, band menyempit. Ini membuat zona ekstrem selalu relevan dengan kondisi pasar saat ini.

Q: Seberapa akurat win rate tracking?
A: Win rate mulai dihitung sejak indikator dipasang dan terus terakumulasi. Semakin banyak data historis, semakin andal statistiknya. Perhatikan status RELIABLE (minimal 5 data).

Q: Bisa pakai timeframe manual, bukan auto?
A: Bisa. Nonaktifkan Auto-Calculate Higher Timeframes, lalu atur HTF secara manual. Ini berguna jika Anda punya preferensi timeframe tertentu.

Q: Kenapa divergensi tidak muncul padahal terlihat di chart?
A: MMS membutuhkan minimal 2 indikator untuk konfirmasi. Jika hanya momentum yang divergen tapi RSI dan MACD tidak, sinyal tidak akan ditampilkan. Anda bisa mengaktifkan MFI atau CMF untuk tambahan konfirmasi.

Pertanyaan Trading

Q: Apakah harus langsung entry saat zero-line cross?
A: Tidak selalu. Cek win rate terlebih dahulu. Jika di bawah 50%, sinyal tidak punya keunggulan statistik. Pastikan juga HTF mendukung dan Anda tidak masuk di zona ekstrem.

Q: Apa arti status “CONFLICTED” di Summary?
A: Artinya timeframe saling bertentangan, kesehatan momentum buruk, atau tidak ada bias arah yang jelas. Biasanya lebih baik menunggu daripada memaksakan trade.

Q: Bagaimana menyikapi sinyal divergensi?
A: Anggap divergensi sebagai peringatan, bukan sinyal entry langsung. Saat divergensi muncul:

  • Perketat stop pada posisi searah

  • Hindari entry baru ke arah divergensi

  • Tunggu konfirmasi momentum sebelum masuk posisi berlawanan

Q: Indikator bullish tapi harga turun, kenapa?
A: Momentum mengukur laju perubahan, bukan arah absolut. Momentum bullish saat harga turun berarti penurunan mulai melambat. Ini bisa menjadi awal reversal atau hanya konsolidasi sebelum turun lagi. Selalu lihat timeframe yang lebih tinggi untuk konteks.

Get Smarter About Crypto

Join 6,000+ subscribers and get our 5 min weekly newsletter on what matters in crypto trading.

Newsletter

Subscribe to our newsletter to get regular content.

© Blockcircle. 2025. All rights reserved

When you visit or interact with our sites, services or tools, we or our authorised service providers may use cookies for storing information to help provide you with a better, faster and safer experience and for marketing purposes.

THE BLOCKCIRCLE EDGE TODAY

Handpicked stories, in your inbox

A daily Digital Asset newsletter with the best of our information